Semua Kategori

Berita

Halaman Utama >  Berita

Manajemen penyiraman dan kondisi sekam

Mar 15, 2024

Untuk mencapai kondisi litter yang optimal, konsep-konsep berikut harus sepenuhnya dipahami dan dihargai.

● Pengeluaran air dari peminum langsung dipengaruhi oleh tekanan kolom. Semakin tinggi tekanan kolom, semakin banyak air yang dikeluarkan dari peminum ketika diaktifkan oleh unggas. Sebaliknya, tekanan kolom yang lebih rendah menghasilkan pengeluaran air yang lebih sedikit.

● Selama proses minum, burung hanya dapat menahan sejumlah maksimum air dalam paruh mereka. Jika lebih banyak air keluar dari peminum daripada yang dapat ditahan di paruh burung, maka kelebihan air tersebut akan berakhir di sekam. Semakin besar kelebihan air, semakin besar lebar dan kedalaman sekam basah di bawah garis peminum. Jika sangat sedikit air yang keluar dari peminum, burung dapat dengan mudah menahan air yang dikeluarkan di paruh mereka. Dengan sangat sedikit atau tanpa kelebihan air, kondisi sekam di bawah garis peminum umumnya kering.

● Litter yang terlalu lembap atau basah menyebabkan pelepasan amonia, lingkungan yang tidak sehat, penyakit, peningkatan undergrades dan performa kawanan yang buruk. Litter yang sepenuhnya kering mungkin berarti burung tidak dapat mendapatkan air yang mereka butuhkan untuk pertambahan berat maksimal.

● Tujuan sederhana adalah mengisi paruh burung selama proses minum tetapi pada saat yang sama menjaga jumlah kelebihan air menjadi minimum mutlak.

● Kunci untuk mencapai tujuan ini adalah dengan membaca Indikator Litter. Baca kondisi litter atau perubahan kondisi litter dan atur tekanan kolom air sesuai dengan itu. Turunkan tekanan kolom ketika kondisi litter mulai menjadi basah dan naikkan ketika kondisi litter terlalu kering debu.